Rekomendasi Musik City Pop Jepang untuk Night Drive: 12 Lagu Retro yang Terasa Fresh di 2026

Rekomendasi Musik City Pop Jepang untuk Night Drive: 12 Lagu Retro yang Terasa Fresh di 2026

Diposting pada
Advertisement

Ada kalanya playlist yang terlalu ramai justru bikin perjalanan malam terasa melelahkan. Di momen seperti itu, musik city pop Jepang sering jadi pilihan yang pas: ritmenya halus, groovenya hangat, dan nuansanya seperti lampu kota yang memantul di kaca mobil. Meski lahir puluhan tahun lalu, genre ini justru terasa relevan lagi di 2026 karena banyak pendengar muda menemukannya lewat playlist digital, video pendek, dan rekomendasi algoritma yang mendorong lagu-lagu retro kembali ke permukaan.

Kalau Anda sedang mencari rekomendasi yang beda dari playlist pop biasa, artikel ini merangkum 12 lagu city pop Jepang yang cocok untuk menemani night drive, kerja malam, atau sekadar santai setelah hari yang panjang. Pilihannya tidak sekadar populer, tapi juga enak diikuti untuk pemula yang baru masuk ke genre ini.

Advertisement

Kenapa musik city pop Jepang cocok untuk night drive?

City pop punya karakter yang unik. Ia menggabungkan pop, funk, soft rock, jazz fusion, dan sentuhan produksi yang terdengar bersih. Hasilnya adalah musik yang tidak terlalu agresif, tapi juga tidak membosankan. Banyak lagu city pop terasa “bergerak” tanpa memaksa, sehingga cocok untuk suasana berkendara malam.

Selain itu, city pop juga punya daya tarik visual yang kuat. Sampul album, lirik, dan atmosfernya sering menggambarkan kehidupan urban, pantai, jalan raya, serta nostalgia modern. Itulah sebabnya genre ini terasa sinematik. Anda tidak hanya mendengar lagu, tetapi juga seperti masuk ke adegan film yang tenang dan berpendar neon.

Jika biasanya Anda menikmati playlist santai seperti musik jazz untuk akhir pekan, city pop bisa jadi langkah berikutnya yang menarik karena sama-sama nyaman didengar, tetapi punya groove yang lebih berkilau.

Advertisement

Rekomendasi musik city pop Jepang yang layak masuk playlist Anda

Berikut daftar lagu yang cocok didengar berurutan. Anda bisa memutarnya sebagai playlist perjalanan malam atau memilih beberapa yang paling sesuai dengan mood.

1. Miki Matsubara – Mayonaka no Door / Stay With Me

Ini mungkin pintu masuk paling populer ke dunia city pop. Bass line-nya lembut, vokalnya ekspresif, dan melodinya mudah menempel di kepala. Lagu ini cocok diputar saat jalanan mulai lengang dan Anda ingin suasana malam terasa lebih hidup tanpa harus terlalu ramai.

2. Mariya Takeuchi – Plastic Love

Kalau ada satu lagu yang paling sering disebut saat membahas city pop, jawabannya biasanya “Plastic Love”. Lagu ini panjang, elegan, dan mengalir pelan. Cocok untuk perjalanan malam yang tidak terburu-buru, terutama ketika Anda ingin menikmati ritme kota sambil berpikir tenang.

3. Anri – Windy Summer

Meski judulnya bernuansa musim panas, lagu ini tetap enak diputar malam hari. Ada kesan ringan dan terbuka yang membuatnya cocok untuk drive santai setelah hujan atau saat udara malam terasa bersih. Anri juga jadi nama penting jika Anda ingin mengeksplor city pop lebih dalam.

4. Taeko Onuki – 4:00 A.M.

Inilah lagu untuk momen paling sunyi. Aransemen “4:00 A.M.” terasa melayang, intim, dan sedikit melankolis. Cocok diputar saat perjalanan pulang larut malam, ketika jalan sudah jauh lebih sepi dan pikiran mulai melambat.

musik city pop Jepang untuk night drive di suasana kota malam

5. Junko Ohashi – Telephone Number

Lagu ini punya energi yang lebih naik, tetapi tetap halus. Cocok jika Anda ingin playlist night drive yang tidak terlalu mellow. Beat-nya terasa mantap, dan vokalnya memberi kesan percaya diri yang khas era 80-an.

6. Eiichi Ohtaki – Kimi wa Tennenshoku

Untuk pendengar yang suka lagu dengan nuansa hangat dan melodis, pilihan ini layak dicoba. Lagu ini punya warna pop klasik yang sangat kuat, tetapi tidak terasa tua. Justru di situ letak menariknya: ia terdengar vintage sekaligus segar.

7. Minako Yoshida – Midnight Driver

Judulnya saja sudah terasa sangat pas untuk tema artikel ini. “Midnight Driver” punya karakter yang lebih halus dan berkelas, seperti soundtrack perjalanan di jalan kota yang lampunya memanjang di kejauhan. Bila Anda suka suasana elegan, lagu ini jangan dilewatkan.

8. EPO – Down Town

Butuh lagu city pop yang lebih cerah? “Down Town” memberi keseimbangan agar playlist Anda tidak terlalu sendu. Vibenya ringan, catchy, dan cocok untuk menjaga suasana tetap segar saat perjalanan masih cukup panjang.

9. Yurie Kokubu – Just a Joke

Lagu ini sering direkomendasikan oleh penikmat city pop yang sudah lebih dulu jatuh cinta pada genre ini. Sound-nya sangat nyaman, punya groove yang modern di telinga sekarang, dan cocok untuk pendengar yang ingin lagu retro tetapi tidak terasa kuno.

10. Seiko Matsuda – Aoi Sangoshou

Meski lebih dikenal sebagai lagu pop klasik, nuansanya tetap bisa menyatu dalam playlist city pop yang lebih ringan. Lagu ini memberi warna yang cerah, cocok bila Anda ingin membuat susunan playlist yang tidak monoton.

11. Toshiki Kadomatsu – Airport Lady

Nama Toshiki Kadomatsu penting dalam ekosistem city pop. “Airport Lady” menawarkan nuansa urban yang kuat, dengan aransemen rapi dan rasa perjalanan yang sangat terasa. Ini salah satu lagu yang pas untuk didengar sambil memandang lampu kota dari balik jendela.

12. Junichi Inagaki – Summer Christmas

Lagu ini punya karakter lembut dan romantis. Sangat pas untuk penutup playlist, terutama jika Anda ingin menurunkan tempo menjelang akhir perjalanan. Ia memberi kesan hangat yang bertahan bahkan setelah lagu selesai.

Cara menyusun playlist city pop Jepang biar tidak terasa monoton

Banyak orang suka city pop, tetapi berhenti di tiga atau empat lagu yang itu-itu saja. Padahal, pengalaman mendengarkannya akan jauh lebih kaya kalau urutannya dibuat dengan sengaja. Coba gunakan pola sederhana ini:

  • Buka dengan lagu yang familiar, seperti “Stay With Me” atau “Plastic Love”, agar telinga langsung masuk.
  • Masukkan 2-3 lagu yang lebih tenang di tengah untuk membangun suasana malam.
  • Sisipkan satu lagu yang lebih bright seperti “Down Town” agar mood tidak turun terlalu jauh.
  • Tutup dengan lagu yang hangat dan melandai supaya akhir playlist terasa utuh.

Kalau Anda suka membuat playlist berdasarkan aktivitas, pendekatan seperti ini juga efektif saat diterapkan ke genre lain. Misalnya, untuk suasana lebih fokus di siang hari, Anda bisa melihat referensi lagu untuk kerja dan belajar agar koleksi playlist Anda makin variatif.

Tips menikmati city pop untuk pemula

Jika ini pertama kalinya Anda serius mendengarkan city pop, ada beberapa cara sederhana agar pengalaman Anda lebih menyenangkan:

  • Jangan terpaku pada lagu viral saja. Lagu populer memang mudah disukai, tetapi katalog city pop jauh lebih luas dari yang sering muncul di media sosial.
  • Dengarkan saat malam atau sore hari. Waktu dengar sangat memengaruhi rasa dari genre ini. Atmosfernya biasanya lebih terasa ketika suasana sekitar lebih tenang.
  • Gunakan earphone atau speaker yang cukup jernih. Detail bass, gitar, dan lapisan synth di city pop akan lebih terasa.
  • Coba pahami mood, bukan hanya lirik. Banyak pendengar menikmati city pop bukan karena mengerti semua kata-katanya, tetapi karena atmosfer yang dibangun.

Kalau Anda penasaran bagaimana lagu lama bisa hidup lagi di era platform digital, menarik juga membaca fenomena lagu lama yang bangkit lagi di TikTok. Dari sana terlihat bahwa selera pendengar sekarang makin terbuka pada katalog musik lintas era.

Kenapa city pop terasa fresh lagi di 2026?

Kebangkitan city pop bukan kebetulan. Genre ini punya kombinasi yang disukai pendengar modern: nostalgia, groove yang nyaman, produksi yang detail, dan identitas visual yang kuat. Di platform streaming, lagu-lagu city pop juga mudah masuk ke berbagai konteks, mulai dari night drive, retro aesthetic, sampai late-night focus.

Beberapa playlist resmi dan buatan pengguna di platform streaming ikut menjaga genre ini tetap ditemukan pendengar baru. Bahkan, banyak lagu city pop terdengar lebih segar justru karena telinga sekarang sudah terbiasa dengan siklus musik yang cepat. Saat banyak lagu mengejar ledakan instan, city pop menawarkan kebalikan: musik yang pelan-pelan tumbuh dan betah diputar ulang.

Bila ingin mengenal akar genrenya lebih jauh, Anda bisa membaca ringkasan tentang city pop untuk memahami konteks sejarah dan perkembangan gayanya. Setelah itu, Anda akan lebih mudah mengenali kenapa lagu-lagu ini terasa khas.

Kesimpulan

Musik city pop Jepang adalah pilihan menarik untuk Anda yang ingin playlist night drive terasa berbeda: lebih halus, lebih stylish, dan tetap hangat. Genre ini bukan cuma soal nostalgia, tetapi juga soal suasana. Dari “Stay With Me” sampai “Midnight Driver”, setiap lagu membawa rasa urban yang sulit digantikan genre lain.

Kalau selama ini playlist Anda berisi lagu yang terlalu padat atau terlalu melow, city pop bisa menjadi jalan tengah yang pas. Cobalah mulai dari 12 lagu di atas, lalu susun ulang sesuai ritme perjalanan dan mood Anda sendiri.

Kalau artikel ini membantu, simpan playlist versi Anda, bagikan ke teman yang suka musik retro, dan jelajahi juga artikel lain di Radio Beepop untuk menemukan rekomendasi musik yang lebih spesifik sesuai suasana hati Anda.